Sudah Tahu? 7 Sunnah Haji dan Umroh Ini Sering Terlupakan!

Amalan sunnah haji dan umroh ini biasanya sering terlewat oleh jamaah, padahal hal ini bertujuan untuk menyempurnakan ibadah di tanah suci.

Gambar 1 : Amalan Sunnah yang Dianjurkan saat Haji dan Umroh

Sunnah-sunnah ini bukan sekadar amalan tambahan, tetapi bisa membuat perjalanan spiritual sahabat semakin bermakna.

Beberapa sunnah ini mungkin tampak sederhana, tetapi memiliki keutamaan luar biasa. Dengan mengamalkannya, ibadah haji dan umroh sahabat bisa lebih sempurna dan menghadirkan ketenangan hati. Yuk, simak apa saja sunnahnya!

Hukum Haji dan Umroh

Haji merupakan ibadah yang wajib bagi setiap muslim yang mampu, sebagaimana yang dijelaskan dalam firman Allah dalam Surah Ali Imran Ayat 97:

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata (di antaranya) Maqam Ibrahim, barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS Ali Imran: 97).

Sementara itu, sebagian ulama berpendapat bahwa umrah hukumnya mustahab, yaitu amalan yang baik untuk dilakukan tetapi tidak diwajibkan. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad saw.:

“Haji adalah fardu sedangkan umrah adalah tatawwu.” (A1 Hadis).

Istilah tatawwu berarti bahwa umrah bukan kewajiban, tetapi dianjurkan sebagai bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Melaksanakannya lebih utama daripada meninggalkannya karena memiliki ganjaran pahala yang besar.

Baca Juga : Kenali Rukun Umroh yang Wajib Dipenuhi! Jangan Sampai Salah!

Sunnah Haji dan Umroh

Saat menjalankan haji dan umroh, bukan hanya rukun dan wajibnya saja yang penting, tetapi juga sunnah-sunnah yang diajarkan Rasulullah saw. Amalan sunnah ini bisa memperkaya pengalaman spiritual dan menambah keberkahan ibadah sahabat. Yuk, simak tujuh sunnah haji dan umroh yang sayang kalau dilewatkan!

1. Ifrad

Tahukah sahabat? Salah satu sunnah yang bisa diamalkan adalah Ifrad, yaitu niat melaksanakan haji secara terpisah dari umroh. Artinya, sahabat mendahulukan haji, baru kemudian mengerjakan umroh setelah seluruh rangkaian haji selesai. Cara ini bisa membuat ibadah lebih fokus dan tertata, sehingga setiap amalan bisa dijalankan dengan lebih khusyuk.

2. Membaca Talbiyah

Sejak memasuki ihram, sahabat disunnahkan untuk sering membaca talbiyah hal ini merupakan salah satu amalan yang disunnahkan sepanjang pelaksanaan haji dan umrah. Bacaan ini bukan sekadar ritual, tetapi juga ungkapan ketundukan kepada Allah Swt. Rasulullah saw. menganjurkan kaum pria untuk mengucapkannya dengan lantang, sementara perempuan cukup melafalkannya dengan suara pelan. Lafaz talbiyah yang penuh makna ini menjadi tanda kesiapan sahabat dalam menunaikan panggilan suci-Nya.

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian dan nikmat adalah milik-Mu, begitu pula kerajaan (juga milik-Mu).

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Sebelum Keluar Rumah Saat Berangkat Haji dan Umrah!

3. Tawaf Qudum

Begitu tiba di Tanah Suci, ada satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi jemaah haji dan umrah yang bukan penduduk Makkah, yaitu Tawaf Qudum.

batas waktu visa umroh
Gambar 2 : Sunnah Haji dan Umroh Salah Satunya Tawaf Qudum

Tawaf ini dilakukan sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah sebagai bentuk penghormatan dan sambutan bagi jemaah yang baru tiba. Meskipun bukan kewajiban, sunnah ini bisa membuat hati semakin terhubung dengan suasana spiritual Makkah.

4. Mabit di Muzdalifah

Setelah wukuf di Arafah, jemaah dianjurkan untuk mabit di Muzdalifah, yaitu berhenti dan bermalam meskipun hanya sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina. Sunnah ini mengajarkan tentang kesabaran dan ketenangan dalam menjalankan ibadah, sebagaimana Rasulullah saw. juga melakukannya.

5. Sholat Sunnah Tawaf

Setelah menyelesaikan tawaf, baik itu Tawaf Qudum maupun Tawaf Wada’, sahabat disunnahkan untuk melaksanakan salat sunnah tawaf dua rakaat. Salat ini bisa dilakukan di mana saja di Masjidil Haram, tetapi lebih utama jika dilakukan di belakang Maqam Ibrahim, tempat bekas pijakan kaki Nabi Ibrahim as. saat membangun Ka’bah.

6. Mabit di Mina

Saat memasuki hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah), jemaah haji dianjurkan untuk mabit di Mina. Di sinilah jemaah menghabiskan malam dan melaksanakan pelemparan jumrah sebagai bagian dari sunnah haji. Bagi yang ingin mendapatkan keutamaan lebih, sahabat bisa memilih untuk mabit hingga 13 Zulhijjah, yang dikenal dengan istilah nafar tsani.

7. Tawaf Wada’

Sebagai penutup perjalanan ibadah, jemaah disunnahkan untuk melakukan Tawaf Wada’, yaitu tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Makkah. Amalan ini menjadi simbol perpisahan dengan Ka’bah sekaligus ungkapan syukur atas kesempatan menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dengan mengamalkan sunnah-sunnah ini, ibadah haji dan umroh sahabat bisa semakin berkah dan sempurna.

Gambar 3 : Potret Jamaah Umroh Ventour Travel

Menjalankan ibadah umroh tentu akan lebih nyaman dan khusyuk jika dipersiapkan dengan baik. Bersama Ventour Travel, sahabat bisa menikmati perjalanan umroh yang aman, nyaman, dan sesuai sunnah. Dengan fasilitas terbaik, bimbingan ibadah dari para pembimbing berpengalaman, serta layanan yang profesional, Ventour siap menemani setiap langkah sahabat menuju Baitullah.

Yuk, wujudkan impian umroh sahabat bersama Ventour Travel dan rasakan pengalaman ibadah yang berkesan.

Semoga setiap langkah di Tanah Suci membawa keberkahan dan menjadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan!

Doa Berangkat Umroh Lengkap, Baca Ini Sebelum Berangkat!

Doa berangkat umroh adalah amalan penting yang sebaiknya sahabat baca sebelum memulai perjalanan ibadah umroh ke Tanah Suci.

doa berangkat umroh dengan lengkap
Gambar 1 : Doa Berangkat Umroh Secara Lengkap

Dengan membaca doa ini, sahabat memohon perlindungan, kelancaran, serta keberkahan selama menjalankan ibadah umroh. Dalam Islam, setiap perjalanan dianjurkan untuk diawali dengan doa agar diberikan keselamatan dan kemudahan. Lalu, seperti apa doa berangkat umroh yang sesuai sunnah? Simak selengkapnya disini!

Doa Mengantar Seseorang Berangkat Ibadah ke Tanah Suci

Bagi sahabat mengantarkan saudara, teman, atau kerabat yang akan berangkat umroh, momen seperti ini selalu penuh haru dan kebahagiaan. Sebagai bentuk kasih sayang, kita dianjurkan untuk mendoakan keselamatan mereka, karena perjalanan ke Tanah Suci bukanlah perjalanan yang singkat.

Baca Juga : Doa untuk Orang Yang Berangkat Umroh Ini Jarang Diketahui!

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah ﷺ pernah mengucapkan doa khusus saat melepas salah seorang sahabatnya berangkat. Hadist ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dan hingga kini, doa tersebut menjadi amalan yang dianjurkan bagi kita yang ingin mengiringi kepergian orang terkasih dengan doa terbaik.

اللَّهُمَّ اطْوِ لَهُ البَعِيْدَ (البُعْدَ)، وَهَوِّنْ عَلَيْهِ السَّفَرَ

Artinya: “Ya Allah, dekatkan jarak tempuhnya yang jauh dan mudahkanlah perjalanan baginya.”

Beberapa Doa Berangkat Umroh

Saat bersiap menjalankan ibadah umroh, ada banyak doa yang dianjurkan untuk dibaca agar perjalanan semakin berkah dan lancar. Menariknya, setiap doa memiliki makna mendalam yang bisa menambah ketenangan hati sebelum berangkat.

Nah, salah satu doa yang bisa sahabat baca adalah doa keberangkatan umroh, yang dikutip dari laman resmi NU Online.

Doa Berangkat Dari Rumah

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.”

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Sebelum Keluar Rumah Saat Berangkat Haji dan Umrah!

Doa Saat di Dalam Kendaraan

سْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَاۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: “Dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang”

Doa Saat Kendaraan Mulai Bergerak

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَلَنَا هٰذَا وَ مَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ . وَ إِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Mahabesar. Allah Mahabesar. Allah Mahabesar.”

Doa Setelah Tiba di Tempat Tujuan

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَـــا فِيْهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَـــا فِيْهَا

Artinya : “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan apa pun yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan tempat ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan apa pun yang ada di dalamnya.”

Baca Juga : Lantunan Doa untuk Sanak Saudara yang Berangkat ke Tanah Suci

Setelah mengetahui doa berangkat umroh yang dianjurkan, sahabat tentu ingin perjalanan ke Tanah Suci berjalan lancar dan penuh berkah.

Bersama Ventour Travel, sahabat bisa menjalani ibadah umroh dengan nyaman, tenang, dan sesuai sunnah.

Gambar 2 : Potret Jamaah Umroh Ventour Travel

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Agar Dimudahkan Umroh dan Haji!

Dengan pengalaman bertahun-tahun, layanan premium, serta bimbingan dari para pembimbing ibadah yang berpengalaman, Ventour Travel siap menemani setiap langkah sahabat menuju Baitullah. Yuk, wujudkan perjalanan umroh terbaik bersama Ventour Travel!

Doa untuk Orang Yang Berangkat Umroh Ini Jarang Diketahui!

Doa untuk orang yang berangkat umroh sering kali jarang diketahui, padahal mendoakan sahabat yang hendak ke Tanah Suci adalah amalan mulia.

doa umroh untuk orang lain
Gambar 1 : Doa untuk Orang yang Berangkat Umroh

Perjalanan umroh bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh harapan dan doa. Sahabat tentu ingin orang terdekat yang berangkat umroh mendapatkan kelancaran, keselamatan, serta pahala yang berlipat.

Nah, ada beberapa doa khusus yang bisa sahabat panjatkan agar perjalanan ibadah mereka semakin berkah. Yuk, simak doa-doa ini yang jarang diketahui tetapi memiliki makna mendalam!

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Sebelum Keluar Rumah Saat Berangkat Haji dan Umrah!

Doa Untuk Orang Yang Berangkat Umroh

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Rasulullah SAW pernah mengucapkan doa khusus bagi mereka yang akan melakukan perjalanan, termasuk yang berangkat umroh:

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوى، وغَفَرَ ذَنْبَكَ، ويَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُما كُنْتَ
Zawwadakallahut taqwa, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira khaitsuma kunta
Artinya, “Semoga Allah SWT selalu menambahkan ketakwaanmu, mengampuni dosa-dosamu, memudahkan kebaikan bagimu dimanapun berada.” (H.R at-Tirmidzi)

Abu Hurairah juga pernah meriwayatkan sebuah hadis tentang doa Rasulullah SAW kepada orang yang akan bepergian. Doa ini juga bisa kita baca untuk mendoakan saudara yang hendak berangkat umrah:

أسْتَوْدِعُكَ اللهَ الَّذِي لا تَضِيعُ ودائِعُهُ
Astaudiukallaha alladzi la tadhi’u wada’i’uhu
Artinya, “Aku titipkan engkau kepada Allah SWT yang tak pernah meninggalkan titipannya.”

Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menulis satu doa yang bisa dibaca untuk mendoakan orang yang akan berangkat umrah:

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ
Fi khifdzillahi wa kanafihi wa zawwadakallahut taqwa wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka lil khairi ainama kunta
Artinya, “Semoga engkau selalu dalam penjagaan Allah dan perlindungannya, semoga Allah memberikan bekal ketakwaan kepadamu dan mengampuni dosamu, dan semoga Allah memberikan kebaikan dimanapun kamu berada.”

Keutamaan Mendoakan Orang Lain

Mendoakan orang yang berangkat umroh bukan hanya sekadar ucapan selamat, sahabat, tapi juga memiliki banyak keutamaan.

jamaah ventour
Gambar 2 : Potret Jamaah Umroh Ventour Travel

Dengan mendoakan mereka, kita bukan hanya mendapat pahala, tapi juga memperkuat tali silaturahmi, menyempurnakan iman, dan memberikan dukungan spiritual agar ibadah mereka berjalan lancar. Ini juga menjadi bentuk ibadah kepada Allah, sebagai wujud pengabdian serta permohonan agar sahabat yang berangkat diberi kelancaran, kesehatan, dan umroh yang mabrur.

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Agar Dimudahkan Umroh dan Haji!

Selain itu, doa yang kita panjatkan juga bisa menjadi cara untuk ikut merasakan kebahagiaan mereka. Bayangkan betapa indahnya ketika sahabat yang sedang di Tanah Suci merasa dikelilingi oleh doa-doa baik dari orang-orang tersayang.

Tak hanya itu, siapa tahu suatu hari nanti, doa yang sama juga akan mengantarkan kita untuk bisa menunaikan ibadah umroh. Jadi, jangan ragu untuk mengirimkan doa terbaik, karena setiap doa yang tulus insyaAllah akan kembali dalam kebaikan untuk kita juga. 😊

Amalkan Doa Ini Sebelum Keluar Rumah Saat Berangkat Haji dan Umrah!

Mendirikan Shalat Sunnat Dua Rakaat

Doa memiliki peran penting dalam setiap perjalanan ibadah, termasuk umroh, karena menjadi penghubung antara seorang hamba dengan Tuhannya. Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa ada amalan indah yang bisa dilakukan sebelum memulai perjalanan haji atau umrah, yaitu shalat sunnat dua rakaat. Amalan ini dianjurkan untuk dikerjakan sebelum melangkahkan kaki keluar rumah.

Gambar 1 : Melakukan Shalat Sunnat Sebelum Berangkat Haji atau Umroh

Pada rakaat pertama, setelah membaca Surah al-Fatihah, dianjurkan melanjutkan dengan Surah al-Kafirun. Kemudian, pada rakaat kedua, dilanjutkan dengan Surah al-Ikhlash. Setelah shalat selesai, sahabat dapat mengangkat tangan dengan penuh kekhusyukan, membaca doa dengan hati yang ikhlas, dan menyertakan niat yang tulus untuk perjalanan ibadah yang direncanakan. Amalan ini menjadi pengingat agar setiap langkah yang diambil selalu dalam lindungan dan ridha-Nya.

اللَّهُمَّ أَنْتَ صَاحِبُ السَّفَرِ وَأَنْتَ الخَلِيفَة فِي الأَهْلِ وَالمَالِ وَالوَلَدِ وَالأَصْحَابِ احْفَظْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ كُلِّ آفَةٍ وَعَاهَةٍ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي مَسِيرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ العَمَلِ مَاتَرْضَى، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أِنَّ تَطْوَى لَنَا الأَرْضَ وَتُهّوِّنَ عَلَيْنَا السَفَرَ وَأَنْ تَرْزُقْنَا فِي سَفَرِنَا سَلَامَةَ الْبَدَنِ وَالدِّينِ وَالمَالِ وَتُبَلِّغْنَا حَجَّ بَيتِكَ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ، اللَّهُمَّ إِنَّا نّعُوذُبِكَ مِنْ عَثَاِء السَفَرِ وَكآبَةِ المُنْقَلِبِ وَسُوءِ النَّظَرِ فِي الأَهْلِ وَالمَالِ وَالوَلَدِ وَالأصْحَابِ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِي جِوَارِكَ وَلَاتُسَلِّبْنَا وَإِيَّاهُمْ نِعْمَتَكَ وَلَاتُغَيِّرْ مَا بِنَا وَبِهِمْ مِنْ عَافِيَتِكَ

Artinya; Ya Allah, Engkau adalah kawan dalam perjalanan, dan Engkau adalah pengawas dalam menjaga  keluarga, harta, anak, dan teman-teman. Selamatkan kami dan mereka dari setiap petaka dan penyakit. Ya Allah, dalam perjalanan ini kami memohon pada-Mu  kebaikan, ketakwaan dan amal baik yang engkau ridhai. Ya Allah, dekatkan dan mudahkanlah perjalanan ini untuk kami. Anugerahkan pada kami dalam perjalanan ini keselamatan badan, agama, harta serta sampaikanlah kami untuk menunaikan haji ke rumah-Mu dan menziarahi makam Nabi-Mu Muhammad Saw. Ya Allah, kami berlindung pada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, cuaca yang menyedihakan dan pemandangan yang buruk dalam keluarga, harta, anak dan teman. Ya Allah jadikanlah kami dan mereka dalam penjagaanmu, jangan cabut dari kami dan mereka nikmat dan kesehatan.

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Agar Dimudahkan Umroh dan Haji!

Doa Sebelum Berangkat Umroh

Gambar 2 : Amalan Doa Ketika Ingin Berangkat Ke Tanah Suci

Saat sahabat berada di pintu rumah dan bersiap melangkah keluar, ada sebuah doa yang disunahkan untuk dibaca.

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَي اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ, رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضِلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزِلَّ  أَوْ أَظْلَمَ أَوْ أُظْلِمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيّ اللهم إني لا أخرج شرا ولا بطرا ولا رياء ولا مسعة بل خرجت اتقاء سخطك وابتغاء مرضاتك وقضاء فرضك واتباع سنة نبيك وشوقا إلى لقائك

Artinya, “Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada kekuatan selain kekuatan Allah. Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan dan yang menyesatkan, dari tergelincir dan yang digelincirkan, dari perbuatan dzalim dan didzalimi atau mengganggu dan diganggu. Ya Allah aku keluar bukan untuk kejelekan tidak pula terburu-buru, tidak karena riya dan pamer, tapi aku keluar untuk menjauhi amarah-Mu dan mengharap keridhaan-Mu, dan untuk menunaikan Engkau wajibkan, dan mengikuti sunah nabi-Mu, dan karena kerinduan ingin bertemu dengan-Mu”

Semoga amalan ini membawa ketenangan dan keberkahan di setiap perjalanan sahabat ketika menuju tanah suci. Jangan lupa sahabat, setiap langkah yang diawali dengan doa adalah tanda pengharapan dan kepasrahan kita kepada Allah.

Lantunan Doa untuk Sanak Saudara yang Berangkat ke Tanah Suci. Siapkah Kita Mengiringi Mereka?

Sahabat, ketika ada saudara, teman, atau kerabat yang akan berangkat umrah, alangkah baiknya kita mengucapkan selamat dan memanjatkan doa untuk mereka. Menunaikan ibadah umrah adalah impian yang diidamkan oleh setiap muslim di seluruh dunia.

Namun, karena ibadah ini memerlukan kondisi fisik yang prima dan kemampuan finansial yang cukup, tidak semua dari kita bisa langsung melaksanakannya.

Gambar 1 : Jamaah Umroh Ventour Travel sedang Memanjatkan Doa di depan Kakbah

Jangan lupa juga untuk berdoa agar suatu hari nanti Allah SWT memberi kita kesempatan yang sama, untuk merasakan indahnya menunaikan ibadah umrah dan berziarah ke Baitullah.

Terkadang, kita mungkin merasa bingung tentang doa yang tepat untuk mereka yang akan berangkat umrah. Untuk itu, berikut adalah doa yang bisa kita panjatkan untuk saudara, kerabat, atau teman yang akan melaksanakan umrah.

Baca Juga : Hati-hati! Kenali Berbagai Modus Penipuan yang Kerap Menjerat Jemaah di Madinah

Doa Menurut Hadis Riwayat At-Tirmidzi

Menurut sebuah hadis riwayat at-Tirmidzi, Rasul SAW mendoakan orang yang akan melakukan perjalanan, termasuk perjalanan umrah, dengan doa berikut:

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوى، وغَفَرَ ذَنْبَكَ، ويَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُما كُنْتَ

Zawwadakallahut taqwa, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira khaitsuma kunta

Artinya, “Semoga Allah SWT selalu menambahkan ketakwaanmu, mengampuni dosa-dosamu, memudahkan kebaikan bagimu dimanapun berada.” (H.R at-Tirmidzi)

Doa Menurut Abu Hurairah

Abu Hurairah pernah meriwayatkan sebuah hadis mengenai doa Rasulullah SAW untuk orang yang akan bepergian. Doa ini juga dapat kita gunakan untuk mendoakan saudara, teman, atau kerabat yang akan berangkat umrah:

أسْتَوْدِعُكَ اللهَ الَّذِي لا تَضِيعُ ودائِعُهُ

Astaudiukallaha alladzi la tadhi’u wada’i’uhu

Artinya, “Aku titipkan engkau kepada Allah SWT yang tak pernah meninggalkan titipannya.”

Imam al-Ghazali Juga Menyampaikan

Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menulis satu doa yang bisa dibaca untuk mendoakan orang yang akan berangkat umrah:

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Fi khifdzillahi wa kanafihi wa zawwadakallahut taqwa wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka lil khairi ainama kunta

Artinya, “Semoga engkau selalu dalam penjagaan Allah dan perlindungannya, semoga Allah memberikan bekal ketakwaan kepadamu dan mengampuni dosamu, dan semoga Allah memberikan kebaikan dimanapun kamu berada.”

Gambar 2 : Kakbah yang Selalu Ramai diKunjungi Jemaah Umat Muslim

Itulah beberapa doa yang dapat dibaca untuk keselamatan saudara dan teman yang hendak berangkat umrah. Semoga doa-doa ini bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memberikan dukungan dan kebaikan untuk keluarga atau saudara yang akan berziarah ke tanah suci.

Amalkan Doa Ini Agar Dimudahkan Umroh dan Haji!

Beribadah ke Tanah Suci, seperti haji dan umroh, adalah impian setiap umat Islam. Tak hanya dibutuhkan persiapan khusus dan finansial yang mencukupi, tapi juga kekuatan langit atau doa. 

Jika Allah menghendaki kita untuk ke Tanah Suci, maka tentu jalannya akan dipermudah. Sembari berikhtiar, jangan lupa untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah, Yang Maha Mengatur Segalanya.

Berikut kami rangkumkan beberapa doa yang bisa Sahabat terapkan agar dimudahkan berangkat ke Tanah Suci. Baik itu umroh maupun haji.

Amalan doa agar bisa ke Tanah Suci
Gambar: Amalan doa agar bisa ke Tanah Suci

1. Doa Nabi Ibrahim

Dalam surah Al-Baqarah ayat 128, Allah mengabadikan doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Doa ini cocok dipanjatkan bagi Sahabat yang ingin berangkat haji, agar dipermudah urusannya.

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Rabbanaa waj’alnaa muslimaini laka wamin dzurriyyatinaa ummatan muslimatan laka wa arinaa mana sikanaa watub ‘alainaa innaka antat-tawwabur-rahiim.”

Artinya: Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang taat kepada-Mu, begitu pula anak keturunan kami. Jadikanlah mereka umat Islam, ajarkanlah cara-cara beribadah haji kepada kami, ampunilah dosa-dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Mu.

Baca Juga : Amalkan Doa Ini Sebelum Keluar Rumah Saat Berangkat Haji dan Umrah!

2. Shalawat Agar Dimudahkan ke Baitullah

Selain berdoa, Sahabat juga dapat mengamalkan shalawat nabi agar dimudahkan pergi ke Tanah Suci. Shalawat ini bersumber dari kitab Al-Wasiilah Al-Hariyyah fi Al-Shalawat Ala Khairil Bariyyah yang ditulis oleh Syekh Ahmad Qusyairi.

Doa agar dimudahkan ke Baitullah dan makam Rasulullah
Gambar: Doa agar dimudahkan ke Baitullah dan makam Rasulullah

Berikut ucapan shalawatnya:

للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ، وَزِيَارَةَ حَبِيْبِكَ مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ اَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلاَمِ، فِي صِحَّةٍ وَعَافِيَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى  آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

“Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin shalatan tuballighunaa bihaa hajja Baitikal-Haram, wa ziyaarata habibika Muhammadin ‘alaihi afdhalus-shalaati wassalaam fi sihhatin wa ‘aafiyah wa buluughil-maraami wa ‘alaa alihi wa shahbihi wa sallim.”

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah shalawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke Rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam Nabi-Mu. Atasnya shalawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya.

Shalawat ini bisa dibaca satu kali setiap selesai shalat Isya dan dibaca 40 kali setiap malam Jumat.

3. Doa Para Ulama

Para ulama juga banyak mengajarkan amalan doa agar kita dapat berkunjung ke Tanah Suci. Salah satunya adalah doa berikut:

Baca Juga: Doa untuk Sanak Saudara yang Berangkat ke Tanah Suci

اَللَّهُمَّ الرْزُقْنَا زِيَارَةَ بَيْتِكَ اَلْمُعَظَّمْ وَرَسُوْلِكَ اَلْمُكَرَّمْ فِى هَذَا الْعَامْ وَفِى كُلِّ عَامْ بِاَحْسَنِ الْحَالْ

“Allahummarzuqnaa ziarata Baitikal-mu’adzhom warasuulikal-mukarrom fii hadzaal-’aam wafii kulli ‘aam bi-ahsanil-haaq.”

Artinya: Ya Allah, beri aku rezeki untuk dapat berkunjung ke Rumah-Mu yang agung, dan rasul-Mu yang mulia di tahun ini, dan di setiap tahun, dengan sebaik-baiknya kondisi.”

6 Adab Doa agar Terkabul

Agar doa-doa yang dipanjatkan terkabul, jangan lupakan adab kita dalam berdoa. Diantaranya:

1. Istiqamah dalam Berdoa

Perlu kita ingat, bahwa tidak semua doa yang kita panjatkan langsung diijabah oleh Allah. Untuk itu, berdoalah sesering mungkin. Berdoalah kepada Allah secara terus menerus. 

Setiap selesai shalat lima waktu, Sahabat bisa menyelipkan doa dan shalawat tersebut agar dimudahkan berangkat haji atau pun umroh.

Istiqamah dalam berdoa
Gambar: Istiqamah dalam berdoa

2. Pilih Waktu Terbaik

Meski pada dasarnya berdoa tidak mengenal waktu dan tempat, ada waktu terbaik bagi seorang hamba untuk memanjatkan doa. 

Beberapa waktu doa yang mustajab yaitu saat sepertiga malam terakhir (waktu tahajud), saat berbuka puasa, antara adzan dan iqamah, saat sujud dalam hujan, dan saat turun hujan. Rasulullah Saw. pernah bersabda:

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

“Dua doa yang tidak akan tertolak atau paling tidak jarang ditolak oleh Allah Swt. yaitu antara adzan dan iqamah serta berdoa ketika turun hujan.” (H.R. Abu Dawud)

3. Berdoa dengan Rendah Hati

Ada pepatah yang mengatakan, hamba Allah yang jarang berdoa adalah orang yang sombong. Sebab, ia merasa bisa melakukan semuanya dan mengatasi masalah tanpa bantuan dari Allah. 

Untuk itu, penting bagi kita merendahkan hati dan bersuara lembut saat berdoa. 

Baca Juga: Titip Doa pada Orang yang Umroh? Ternyata Begini Hukumnya!

4. Berdoa dengan Penuh Keyakinan

Saat memanjatkan doa, berdoalah dengan penuh keyakinan. Yakinlah bahwa Allah yang Maha Mengatur Segalanya. Yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak-Nya, termasuk kesempatan kita untuk berangkat haji atau pun umroh.

5. Berdoa Didahului Asmaul Husna

Dalam hadits, Rasulullah pernah bersabda, orang yang membaca doa dengan menyematkan Asmaul Husna di dalamnya akan dikabulkan doa tersebut.

Adab-adab dalam berdoa
Gambar: Adab-adab dalam berdoa

6. Berdoa Diikuti dengan Usaha

Tentu kita tidak bisa berharap semata-mata hanya dari doa. Usaha tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa usaha itu omong kosong. 

Sebagai salah satu bentuk ikhtiar kita ke Tanah Suci, salah satunya dengan mulai menabung umroh atau haji. Sisihkan secara konsisten sebagian penghasilan kita setiap bulan untuk tabungan umroh atau haji. Tak peduli berapa pun jumlah yang disisihkan, yang terpenting adalah konsisten.